Aksi Heroik Siberian Husky Yang Bersejarah & Tradisi Iditarod

Kali ini kita akan membahas tentang keistimewaan dari anjing jenis Siberian Husky, ternyata anjing yang paling gemar bermain ini punya sejarah yang sangat hebat lho Friends, sejarah itu bernama Iditarod.

Iditarod merupakan sebuah tradisi dan budaya sekaligus lomba balap anjing yang seringkali dianggap kejam dan tidak masuk akal ini, serta mempunyai cerita yang sangat tragis. Namun di lain sisi, terdapat semangat yang begitu membara pada jenis anjing ini yang sangat cocok diceritakan untuk anak cucu kita.

Balapan yang mengandalkan ketahanan dan kecepatan anjing jenis ras Siberian di wilayah Alaska ini di sebut dengan julukan “The Last Great Race On Earth”.

Sejarah Siberian Husky & Iditarod

Pada tahun 1925 di Nome, Alaska terjadi peristiwa yang dikenal dengan nama “Great Race of Mercy”. Dimana pada saat itu terjadi wabah penyakit Difteri yang merajalela, situasi ini diperburuk dengan habisnya pasokan antitoxin di seluruh wilayah Nome.

Dokter yang menangani penyakit tersebut bernama Curtis Welch, dia menolak untuk menggunakan antitoxin yang ada karena sudah kadaluarsa, kemudian dia mengirimkan pesan melalui telegram untuk mencari pertolongan. Hingga akhirnya pertolongan datang dari wilayah Anchorage, Alaska yang berjarak ribuan mil dari kota Nome.

Namun perjalanan dari kota Anchorage menuju kota Nome bukanlah perjalanan yang mudah, mengingat jalan terjal yang akan dilalui dari kota Anchorage ke kota Nome. Dan satu-satunya cara untuk mengantarkan antitoxin tersebut adalah dengan kereta yang ditarik oleh anjing. Singkat cerita, setelah 5 hari perjalanan dari kota Anchorage, anjing tersebut beserta seorang musher (kusir kereta luncur yang ditarik anjing) berhasil mengantarkan antitoxin untuk seluruh warga Nome yang terkena wabah difteri.

Untuk mengenang jasa musher dan anjing yang mengantarkan antitoxin tersebut, didirikanlah sebuah patung anjing di kota New York, patung tersebut adalah patung anjing yang bernama Balto yang menjadi pemimpin dari anjing-anjing lainnya, dimana dia berdiri di barisan paling depan kereta luncur saat misi mengantarkan antitoxin tersebut.

Lomba Iditarod

Untuk memperingati sejarah dan aksi heroik dari Balto dkk, masyarakat Alaska membuat sebuah tradisi yaitu sebuah lomba balap kereta luncur yang ditarik anjing, lomba ini diberi nama Iditarod.

Sebanyak 16 anjing dari jenis Siberian Husky, menarik sebuah kereta luncur yang dikendalikan seorang yang disebut musher. Balapan ini dimulai dengan upacara sederhana, dan butuh waktu antara 8 hingga 10 hari dalam perjalanan 1.000 mil lebih melintasi alam liar Alaska.

Sejak pertama kali di selenggarakan tahun 1973, Iditarod diselenggarakan dengan jarak waktu tempuh hingga 14-20 hari (sekarang diubah menjadi 8 hari), balapan ini telah diadakan setiap tahun dengan jumlah peserta yang bervariasi setiap perlombaan, bahkan pada tahun 2018 tercatat ada 110 musher termasuk wanita yang berpartisipasi dalam lomba ini.

Rekor balapan tercepat saat ini masih dipegang oleh musher asal Amerika yang bernama Martin Buser, dia berhasil menyelesaikan lomba hanya dalam waktu 8 hari, 22 jam, 46 menit, dan 2 detik pada tahun 2002.

Para musher dengan anjing-anjingnya tidak hanya bertarung dengan tim lain, tetapi juga harus bertarung dengan alam. Suhu medan tempuh yang berkisar dari -50 sampai -60 derajat Celcius disertai angin yang tidak bersahabat, akan menjadi sebuah perjalanan yang harus ditempuh. Bukan hanya itu saja, angin yang kerap kali berhembus melawan arah para pembalap juga menjadi musuh yang sangat kejam, karena membuat perjalanan menjadi semakin berat.

Sudah pasti akan terbesit dalam benak mereka yang baru tahu tentang Iditarod, “Lomba macam apa ini? Menyiksa binatang!” Agar pertanyaan itu terjawab, mari kita baca lebih jauh lagi tentang anjing jenis Siberian Husky ini.

Lomba Iditarod Husky

Siberian Husky yang Semakin Cepat

Michael S. Davies, ahli fisiologi hewan dari Oklahoma State University mengatakan, “Anjing-anjing ini berlari karena mereka menyukainya, bukan karena diharuskan.” Dia juga menjelaskan bahwa sekitar 12.000 kalori terbakar ketika anjing-anjing ini berlomba. Dan ajaibnya lagi, Davies juga mengatakan “seperti mengaktifkan tombol ajaib” untuk membakar kalori tanpa menghabiskan lemak otot, cadangan gula, juga tanpa kelelahan.

Anjing-anjing penarik kereta luncur ini selalu dalam performa yang stabil, meskipun harus berlari berjam-jam tanpa istirahat. Pada tahun 2009 tercatat dalam sejarah balapan Iditarod, dengan tim balap berhasil memenangkan perlombaan dalam waktu 14 jam berlari tanpa istirahat, bahkan kecepatan anjing penarik kereta tersebut semakin meningkat saat berlari lebih lama. Davies menyimpulkan bahwa anjing jenis ini bisa menggunakan lebih banyak energi daripada spesies lain tanpa kelelahan.

Persiapan Sebelum Lomba

Anjing yang diikutsertakan dalam Iditarod adalah anjing keturunan dari jenis ras Siberian Husky. Banyak musher yang memilih Siberian husky untuk dibawa ke arena balap, karena dianggap mereka adalah jenis anjing yang paling kuat terhadap cuaca yang kurang bersahabat.

Sebelum perlombaan, para musher memilih anjing-anjing dengan bobot tubuh yang ideal yakni berkisar antara 18-20 kg. Posisi dalam barisan formasi anjing juga sangat diperhatikan musher, untuk bagian depan dan belakang, di pilih anjing dengan insting yang lebih tajam dan pintar untuk tujuan mengarahkan anjing yang di tengah supaya bergerak mengikuti gerakan tali anjing di barisan depan.

Sebelum mengikuti perlombaan, Siberian Husky diberi makan dengan total kalori sekitar 10.000. Pemberian makan ini secara teratur diberikan oleh musher berupa daging dan berbagai suplemen vitamin. Dengan porsi makanan yang besar tersebut, para musher bisa menghabiskan dana sekitar 2.000 Dollar Amerika (atau sekitar 28 juta rupiah). Pemeriksaan juga akan dilakukan sebelum perlombaan, dimana panitia lomba menyediakan beberapa dokter hewan terbaik untuk pemeriksaan kesehatan setiap anjing yang akan berlomba.

Iditarod Siberian Husky

Siberian Husky yang Mempertaruhkan Nyawa

Selama bertahun-tahun popularitas Siberian husky dan Iditarod meningkat pesat, walaupun telah banyak mengorbankan banyak nyawa Siberian Husky. Kematian anjing begitu sering diberitakan hingga ada yang menganggap bahwa kematian memang pasti ada di Iditarod serta menjadi tradisi, namun hal itu tidak bisa dihentikan apalagi dicegah.

Tercatat sejak 2004 hingga 2016 sudah ada sedikitnya 27 anjing yang mati. Penyebab kematiannya pun bervariasi, dari tertabrak kereta luncur, tertimbun salju yang longsor, hingga jatuh terperosok ke lubang saat perjalanan.

Hal ini memicu akan pertentangan dari aktivis pecinta hewan untuk bergerak. Akibatnya, sponsor perlombaan banyak yang memutus kontrak. Dan hasilnya, pada tahun 2002 panitia penyelenggara Iditarod memutuskan untuk lebih mengutamakan keselamatan anjing, waktu yang ditentukan pun dikurang dari yang awalnya 20 hari menjadi hanya 8-10 hari.

Puncak masalah terjadi pada tahun 2013, dimana ditemukan beberapa anjing yang positif menggunakan obat terlarang Tramadol untuk menghilangkan rasa sakit. Obat terlarang ini diberikan kepada anjing 15 jam sebelum perlombaan dimulai. Kasus ini ditemukan ketika salah satu tim medis memeriksa kondisi anjing setelah menyelesaikan lomba.

Tramadol dikenal sebagai obat pereda rasa sakit opioid untuk luka yang sedang maupun parah. Ketika dikonsumsi, zat-zat yang terkandung dalam obat ini akan segera bereaksi hingga satu jam ke depan. Tramadol juga sering ditambahkan dengan Paracetamol untuk meningkatkan daya reaksi agar bisa bertambah lebih lama.

Temuan ini membuat aktivis semakin gencar untuk menentang penyelenggaraan Iditarod. Namun, dukungan untuk tetap diselenggarakannya Iditarod ini juga terus mengalir, terutama dari mereka yang mengaku mau menghargai sejarah dan takut akan datangnya teknologi yang akan menghilangkan sejarah tersebut, seperti terciptanya mobil salju.

Karena dengan datangnya mobil salju tentu akan mengubah budaya dan tradisi di Alaska. Anjing-anjing kuat yang selama ini menjadi pilihan nomor satu untuk berbagai kebutuhan warga di sana kemungkinan hanya tinggal cerita dan rentetan kisah untuk anak cucu mereka.

Begitulah sejarah dan cerita tentang Siberian Husky yang begitu fenomenal. Terlepas dari kasus-kasus yang menimpa pada lomba balapan yang melibatkannya, jenis anjing ini memang sangat istimewa baik dari rupa, bentuk, hingga sejarahnya.

Share ke teman Anda